Mengenal Lebih Dekat, Si Manis “Khas” Timur (Bag. 1)

Di saat bulan puasa Ramadhan, Indonesia “diramaikan” oleh beberapa macam makanan dan tradisi. Sebut saja makanan “khas” Ramadhan seperti kolak atau pun kurma. Meskipun keduanya juga bisa dijumpai di luar bulan puasa, tetapi memang sebutan “makanan khas Ramadhan” baginya tidak bisa dielakkan lagi. Di Indonesia, kurma tetap dijual di waktu-waktu selain bulan puasa, meskipun tidak selaris pada momen tersebut. Sementara itu, di negara-negara timur, hampir setiap harinya tidak luput dengan kurma sebagai sajiannya.

Kurma adalah buah yang merupakan sunnah anjuran nabi umat Islam, Muhammad SAW. Di balik itu, kurma kaya akan nutrisi, sehingga beragam manfaat akan didapatkan jika rajin mengonsumsinya.

Di artikel ini, akan diuraikan banyak tentang kurma. Baik dari sejarah, kandungan gizi dan manfaatnya, fakta-fakta seputarnya, bagaimana analisis usahanya sampai dengan hal lain yang berhubungan dengan kurma.

Kurma

Pohon kurma memiliki nama yang berbeda di setiap negara. Contohnya, sebutan “dattier” di Perancis, “datel” di Belanda dan “tamara” di Portugal.

Kurma memiliki nama latin Phoenix dactylifera L, yang sebenarnya berasal dari Bahasa Yunani. Di mana, “phoenix” berarti buah merah atau ungu, sedangkan “dactylifera” dari kata “daktulos” yang artinya ‘bentuk’ jari.

Tanaman kurma diperkirakan berasal dari Semenanjung Arab, Timur Tengah dan Afrika Utara.

Berdasarkan aspek fisiologis dan kadar nutrisinya, buah kurma terbagi dalam 4 tingkat kematangan. Berikut urutan kematangan buah kurma.

Tingkat kematangan Keterangan
Hababouk dan altalaa

Pra matang

Hababouk : buah kurma baru mulai terbentuk sampai usia fisiologis ± 5 minggu. Cirinya: buah belum matang dan masih tertutup kelopak daun.

Altalaa : perkembangan buah saat usia fisiologis mendekati 9 minggu. Cirinya: warna hijau tua nampak menonjol.

Kimri

Hijau

Usia fisiologis buah: 9 – 14 minggu

Cirinya: perubahan bentuk dari yang cenderung bulat (mirip buah beri) menjadi memanjang/oval; warna hijau tua kekuningan; daging buah bertambah cepat; peningkatan kadar gula, air dan tingkat keasaman; tetapi rasanya tidak enak dimakan; berat rata-rata 6 gram; kandungan nutrisinya terdiri dari 83,6% air, 50% gula, 5,6% protein, 3,7% abu, 0,5% lemak; saat penghujung tahapan, bobot buah dan kadar gula tidak bertambah cepat serta tingkat keasaman dan kadar air yang menurun.

Khalal

Perubahan warna

Usia fisiologis buah: 15 – 21 minggu

Cirinya: perubahan warna dari hijau kekuningan menjadi kuning, orange atau merah tua (tergantung jenis kurma); bobot buah masih terus bertambah (walaupun kecepatan pertambahannya menurun); kadar gula meningkat cepat; kadar air menurun dari 85% menjadi 65%; kadar nutrisinya menurun menjadi 2,7% protein, 0,3% lemak dan 2,8% abu; kurma dianggap cukup matang meskipun daging buahnya masih agak keras.

Ruthab

Matang – lembek

Usia fisiologis buah: 19 – 22 minggu

Cirinya: daging buah melunak, warna buah menjadi pekat, kadar air buah 43%, di tahap ini, buah dianggap matang sempurna jika beratnya, kadar gula dan padatannya sudah mencapai nilai maksimal; buahnya sangat manis karena proses perubahan gula sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa sudah mencapai titik maksimal; penurunan kadar nutrisinya menjadi 2,6% protein, 0,3% lemak dan 2,6% abu.

Tamr

Matang – tua

Cirinya: penurunan air cukup signifikan; kadar sukrosa dan gula pereduksi 50% atau lebih dari berat kering; kadar airnya 24,2%; kadar nutrisinya menurun lagi menjadi 2,3% protein, 0,2% lemak dan 1,7% abu.

 Sejarah Kurma

  1. Tanaman kurma diperkirakan sudah ada 4000 tahun SM dan berasal dari Mesopotamia, Palestina, atau sekitaran Afrika bagian Utara (Maroko).
  2. Kemudian, mulai dari 3000 tahun SM, tanaman kurma menyebar hingga ke kawasan Mesir, Afrika Asia Tengah dan sekitarnya.
  3. Di jazirah Arab sendiri, kurma sudah ada dan dibudidayakan sejak 4000 SM, di wilayah Ur, Mesopotamia (yang sekarang bernama Irak). Dari jazirah Arab pula, pohon kurma menyebar ke berbagai negara di dunia, melalui 2 jalur utama. Jalur pertama dari Irak ke timur, seperti Iran, Pakistan dan India. Jalur kedua dari Mesir ke barat, seperti Spanyol, Maghrab dan dunia baru.
  4. Di lembah sungai Nil, pohon kurma dibudidayakan sejak 3000 SM.

Taksonomi Kurma

Berikut adalah letak kurma dalam ilmu taksonomi.

Kingdom         : Plantae

Sub kingdom   : Tracheobionta           (tumbuhan berpembuluh)

Super divisi     : Spermatophyta          (tumbuhan biji)

Divisi               : Magnoliophyta          (tumbuhan berbunga)

Kelas               : Liliopsida                  (tumbuhan keping satu / monokotil)

Sub kelas         : Arecidae

Ordo                : Arecales

Family             : Arecaceae                  (suku palem-paleman)

Genus              : Phoenix

Spesies            : Phoenix dactylifera L.

Ciri-ciri Kurma

Memiliki nama latin Phoenix dactylifera L. Kurma adalah tanaman dari keluarga Arecaceae, memiliki biji dengan satu lembaga atau monokotil. Berikut ciri-ciri lain dari pohon kurma.

  1. Pohon kurma termasuk tanaman berbatang tunggal.
  2. Pohon kurma dapat tumbuh tinggi sampai 15 – 25 meter. Bahkan, tanaman kurma tidak pernah berhenti tumbuh dan tumbang sendiri, meskipun sudah terlalu tinggi dan tua.
  3. Daun tanaman kurma berukuran besar, berukuran 4 – 5 meter, bentuknya seperti sisir, dengan ujung yang runcing dan tajam seperti jarum.
  4. Ketika berbunga, 1 pohon kurma saja sudah bisa menghasilkan ratusan buah kurma dengan berat total 6 – 8 kg. Bahkan, ada pohon kurma dari jenis tertentu yang menghasilkan 1000 buah kurma dengan total berat 52 kg/pohon. Sehingga dalam setahun, tanaman kurma menghasilkan buah kurma lebih dari 300 kg/pohon.
  5. Buah kurma memiliki bentuk dan warna yang berbeda-beda. Ada buah kurma yang berwarna cokelat terang, cokelat gelap, kemerahan, kekuningan bahkan hitam. Sedangkan buah kurma ada juga yang berbentuk persegi panjang, bulat kecil, bulat besar hingga lonjong atau oval.
  6. Buah kurma memiliki biji.
  7. Akar serabutnya terdiri dari akar atas (udara), akar samping, akar tengah dan akar dalam. Akar dalamnya mampu menghujam sampai 12 meter ke dalam bumi. Akar sampingnya menjalar kurang dari 1 meter dari bonggolnya.
  8. Daunnya yang seperti payung dengan warna keperakkan, mampu memantulkan sebagian cahaya dan panas matahari, mengalirkan angin, meningkatkan kelembaban, menurunkan suhu dan membantu menciptakan iklim mikro yang baik di sekitarnya.

Jenis-jenis Kurma

Secara garis besar, ada 3 jenis utama kurma, yaitu:

  • Kurma basah : daging buahnya empuk, sangat lembab dan kadar gulanya sedikit
  • Kurma semi-basah-kering : daging buahnya kenyal, tidak berair dan kandungan gulanya cukup tinggi.
  • Kurma kering : daging buahnya keras, kelembabannya rendah dan kadar gulanya tinggi.

Ada 5 jenis kurma yang terkenal lezat, yaitu sebagai berikut:

  • Kurma Thorry / thuri : merupakan jenis yang sangat terkenal di Aljazair, buah dan kulitnya kering keriput, warnanya cokelat kemerahan tetapi jika diawetkan akan berubah jadi kebiruan.
  • Kurma Khidri : merupakan jenis kurma rasanya tidak begitu manis dan membuatnya paling sering menjadi kurma olahan dan diisi dengan cokelat, almond atau lainnya, warnanya merah tua serta teksturnya kering dan kenyal.
  • Kurma Amer Hajj : merupakan jenis yang terkenal di Irak, dagingnya tebal, teksturnya lembut dengan kulitnya yang tipis, warnanya hitam, rasanya tidak terlalu manis dan mirip dengan kismis, serta disebut juga “The Visitor’s Date” karena masyarakat Irak seringkali menyajikan kurma amer sebagai jamuan untuk tamu yang berkunjung ke rumahnya.
  • Kurma Sekkeri : merupakan jenis kurma yang warnannya cokelat gelap, dagingnya sangat lembut, rasa manisnya khas, bentuknya hampir bulat dan nilai ekonomisnya cukup tinggi jika dibandingkan jenis kurma lain.
  • Kurma Zaghloul : merupakan jenis kurma yang banyak dijumpai di Mesir, warnanya merah tua, bentuknya memanjang seperti melinjo, mengandung gula yang sangat tinggi, ketika dimakan akan mengering dan biasanya disajikan sangat kering, serta nilai ekonomisnya yang cukup tinggi.

Berikut jenis-jenis kurma yang umum di pasaran dunia, beserta deskripsi ciri-ciri buahnya.

  • Kurma Ajwa

Kurma ajwa disebut juga kurma nabi. Jenis kurma yang tumbuh di Saudi Arabia ini ciri-cirinya memiliki bentuk elips, warnanya cenderung hitam, teksturnya lembut, rasanya tidak terlalu manis dan mirip kismis, diameternya sekitar 1,845 cm, panjangnya 2,459 cm, tebal daging buahnya 0,466 cm serta bobotnya 5,131 gram.

  • Kurma Amer (Amir) Hajj

Sebutan lainnya adalah The Visitor’s Date.

  • Kurma Medjool

Kurma yang berasal dari Maroko ini memiliki ciri-ciri di antaranya bentuknya memanjang dan oval (lebih lonjong daripada kurma ajwa), panjangnya 5 cm, diameternya 3,2 cm, bobotnya 20 – 40 gram, ketebalan daging buahnya 5 – 7 mm, warnanya kecoklatan, rasanya sangat manis, teksturnya kenyal, mengandung sedikit serat serta kulitnya sedikit mengkerut dengan bagian atas yang mengkilat dan bagian bawah yang memudar. Kurma Medjool disebut-sebut sebagai rajanya kurma. Kurma Medjool menjadi jenis kurma nadalan di California.

  • Kurma Barhee

Kurma ini berasal dari Basrash Irak, tetapi juga bisa ditemukan di Mesir dan Israel. Kurma ini memiliki ciri-ciri seperti bentuknya yang oval mirip telur, bobotnya 15 – 20 gram, panjangnya 32,5 mm, diameternya 25,4 mm, daging buahnya tebal, teksturnya lunak dan sangat lembut, rasa manisnya sangat kuat, mengandung banyak air, tetapi cocok untuk dikeringkan seperti kismis serta kulitnya yang berwarna kuning keabu-abuan sampai cokelat gelap.

  • Kurma Deglet Nour / Deglet Noor

Kurma ini berasal dari Arab Saudi. Nama “deglet noor” berasal dari bahasa Arab yang berarti menyerupai (mirip) sinar matahari. Ciri-cirinya, kurma ini berwarna kuning cerah sampai cokelat muda bahkan lebih cerah dibandingkan kurma Ajwa atau Medjool, rasanya manis serta tekstur yang tidak terlalu kenyal tetapi juga tidak terlalu keras. Kurma ini menjadi komoditi ekspor, rasanya tidak terlalu manis serta menjadi kurma unggulan di Amerika Serikat, Tunisia dan Algeria.

  • Kurma Derrie

Berasal dari Irak, ciri-cirinya yaitu memiliki warna yang hitam, teksturnya lunak dan bentuknya panjang ramping.

  • Kurma Halawy

Berasal dari Arab, ciri-cirinya yaitu ukurannya kecil sampai sedang dan rasanya sangat manis.

  • Kurma Hayany

Berasal dari Mesir, teksturnya lunak dan warnanya gelap kemerahan.

  • Kurma Khadrawy

Merupakan jenis yang sangat populer di Arab, memiliki tekstur yang lunak dan warna yang sangat gelap.

  • Kurma Khalasah

Berasal dari Arab Saudi dan rasanya tidak terlalu manis.

  • Kurma Khstawi

Disebut juga kurma Kusatawi atau Kustawy. Kurma yang berasal dari Irak ini memiliki tekstur yang lunak dan ukurannya kecil.

  • Kurma Maktoom

Berasal dari Arab, ciri-cirinya yakni ukurannya sedang sampai besar, teksturnya lunak, warnanya cokelat kemerahan, daging buahnya tipis dan rasanya manis.

  • Kurma Migraf’

Disebut juga kurma Mejraf. Kurma yang sangat populer di Yaman ini memiliki ukuran yang besar juga warna yang keemasan.

  • Kurma Saidy

Kurma yang populer di Libya ini memiliki tekstur yang lunak dan rasa yang sangat manis.

  • Kurma Thoory’

Kurma Thuri sangat populer di Algeri dan memiliki warna cokelat kemerahan.

  • Kurma Haleema

Berasal dari Libya

  • Kurma Aabel

Berasal dari Libya

  • Kurma Barakawi

Berasal dari Sudan

  • Kurma Bireir

Berasal dari Sudan

Jenis kurma yang paling banyak dijual dan digemari masyarakat Indonesia di antaranya kurma Ajwa, Lulu, Mesir, Madinah, Nagal Madinah, Tunis dan Iran. Jenis kurma yang harganya paling mahal yaitu kurma Nabi dan Sokari. Jenis kurma yang berhasil ditanam di Indonesia seperti kurma ajwa, lulu dan amir.

Syarat tumbuh pohon kurma

Kemudian, ada beberapa persyaratan yang nantinya akan menunjang pertumbuhan dan perkembangan pohon kurma agar lebih optimal.

  • Kurma dapat tumbuh pada suhu lingkungan -15 – 51 Tetapi, kurma menyukai lingkungan pada 25 C.
  • Tanaman kurma mampu tumbuh pada ketinggian -400 – 2000 m dpl.
  • Kurma paling tahan di tanah marginal. Kurma tumbuh segar di padang pasir, tetapi makin subur di Thailand, India, California hingga Bogor.
  • Buah kurma akan tumbuh dan masak sempurna pada suhu lingkungan 40 – 50
  • Kurma bisa dibiakkan dengan biji, tunas (off shoot seperti pisang) dan kultur jaringan.
  • Pohon kurma dapat ditanam tumpang sari bersama tanaman lain.
  • Pohon kurma menjadi tanaman pembuka untuk lahan marjinal, kawasan pantai, wilayah dengan pH anomali, lahan kering dan tandus, lahan berkapur, lahan gambut dan green buffer zone di sepanjang pantai yang berguna sebagai pelindung dari tsunami.
  • Kurma tidak merebut air dan unsur hara bagain untuk tanaman tetangganya. Kurma mampu menahan laju rembesan air ke dalam dan membantu memompa air dengan memancarkan mata air ke atas, sehingga ketersediaan air yang cukup dekat top soil.

Kandungan Gizi Kurma

Seperti yang sudah disebutkan di awal, bahwa kurma kaya akan nutrisi yang baik bagi kesehatan tubuh.

Menurut hasil analisa USDA, dibandingkan beberapa bahan pangan lain (beras, kentang, bayam, anggur, pisang, apel, buah tin, mangga, durian, kiwi), kurma mengandung banyak kelebihan. Pertama, mengandung unsur prinsipal terbaik seperti kalori, karbohidrat, protein, serat tertinggi, lemak terendah dan tanpa kolesterol. Kedua, mengandung vitamin terlengkap dan terbanyak serta elektrolit yang tinggi. Ketiga, mengandung mineral terlengkap dan terbanyak, yaitu kalsium, besi, magnesium, mangan, fosfor, selenium, tembaga, pottasium dan zink. Kandungan pottasium kurma lebih banyak 2x pisang, 6x apel dan 70x beras. Sedangkan kalsiumnya lebih banyak 13x pisang dan 8x beras. Keempat, mengandung phytonutrients (seperti beta karoten) yang tinggi. Kelima, mengandung 23 asam amino.

Menurut hasil riset Walid Al-Shahib dan Richard J. Marshall, buah kurma mengandung karbohidrat dengan total gula sebanyak 44 – 88%; 0,2 – 0,5% lemak; 15% gram dan mineral; 2,3 – 5,6% protein serta 6,4 – 11,5% vitamin dan serat. Terkandung juga minyak di dalam daging buah kurma sebanyak 0,2 – 0,5% dan 7,7 – 9,7% dalam bijinya. Vitamin dalam buah kurma di antaranya vitamin A, B1, B2, C, tiamin, niasin dan riboflavin.

Buah kurma adalah salah satu sumber energi yang baik. Karena buah kurma mengandung gugusan gula seperti glukosa, sukrosa dan fruktosa dalam jumlah yang cukup tinggi. Maka dari itu, buah kurma dianjurkan sebagai menu pembuka dalam buka puasa, untuk menggantikan kalori (energi) tubuh yang hilang/berkurang selama puasa. Kurma mengandung antioksidan flavonoid yang cukup tinggi. Sebut saja beta karoten, lutein dan zeaxanthin.

Dalam 100 gram kurma kering, mengandung setidaknya 50 IU vitamin A, 0,09 mg tiamin, 0,10 mg riboflavin dan 2,2 mg niasin, di mana kesemuanya bisa meningkatkan ke-basa-an lambung yang terlalu asam karena tidak memperoleh makanan dan minuman selama puasa, 13 – 14 jam. Kurma kering, pada umumnya mengandung kadar air sekitar 12,7%.

Daging buah kurma mengandung 71,2 – 81,4% gula. Daging buah kurma mengandung gula pereduksi, disakarida (sukrosa) serta monosakarida gula (glukosa sebanyak 37,3 – 52,3% dan fruktosa sebanyak 28,05 – 47,5%).

Kandungan polifenol dalam 100 gram ekstrak kurma Ajwa sebanyak 455,88 mg, lebih tinggi jumlahnya daripada kurma Sukkari yang hanya 377,66 mg atau pun kurma Khalas yang mengandung 238,54 mg saja.

Berikut adalah kandungan gizi dari per 100 gram buah kurma.

Komponen gizi Jumlah (satuan)
Energi 277 kkal
Karbohidrat 74,97 g
Protein 0,81 g
Total lemak 0,15 g
Serat pangan 6,7 g
Asam folat 16 mcg
Niasin 610 mg
Asam pantotenat 0,805 mg
Piridoksin 0,249 mg
Riboflavin 0,6 mg
Tiamin 0,5 mg
Vitamin

Vit. A

Vit. K

149 IU

2,7 mcg

Sodium 1 mg
Pottasium 696 mg
Kalsium 64 mg
Tembaga 0,362 mg
Besi 0,9 mg
Magnesium 54 mg
Mangan 0,296 mg
Fosfor 62 mg
Seng 0,44 mg
Beta karoten 89 mcg
Lutein-zeaxanthin 23 mcg

Sumber: USDA National Nutrient Database

Kurma termasuk buah yang rendah kalori dan lemak, serta cukup tinggi angka GI-nya. Tetapi, angka GI kurma tidak setinggi pada nasi putih, sehingga masih layak sebagai makanan diet.

Komponen gizi Jumlah Keterangan
Gula (%)

Pereduksi: glukosa dan fruktosa

Non pereduksi: sukrosa

20 – 70

0 – 40

Serat pangan (%)

Serat terlarut (dietary fiber)

Serat kasar (crude fiber)

9 – 13

2,5 – 4,3

Kalori (kal) 23
Nilai GI / Glycemix Index

Kurma tamr dan ruthab

30 – 60

Jika dikonsumsi 60 g / 7 butir ukuran besar

Protein (gram) 1,4 – 1,7
Asam lemak (%)

Asam oleat (gram)

Asam linoleat (gram)

0,3 – 0,5

48,5

3,3

100 gram biji kurma

100 gram biji kurma

Vitamin (mg)

Selenium

Kalium

0,1 – 0,3

100 – 800

100 gram berat kering

Kandungan gizi kurma akan sedikit berbeda tergantung varietasnya. Berikut adalah contoh perbedaan jumlah (kuantitas) nutrisi yang dikandung oleh 2 varietas kurma, yaitu deglet nour dan allig.

Kandungan (Satuan) Varietas Kurma
Deglet Nour Allig
Gula (g)

Sukrosa (g)

Glukosa (g)

Fruktosa (g)

75,6 ± 0,05

52,7 ± 0,05

13,7 ± 0,5

12,6 ± 0,2

73,1 ± 0,8

13,9 ± 0,13

29,9 ± 0,2

29 ± 0,48

Total dietary fiber

Insoluble dietary fiber

Soluble dietary fiber

14,4 ± 1,12

9,1 ± 0,93

5,16 ± 0,24

18,4 ± 0,45

11,7 ± 0,22

6,68 ± 0,23

Abu (g) 2,5 ± 0,04 2,52 ± 0,01
Protein (g) 2,1 ± 0,1 3,02 ± 0,13
Pottasium (mg) 863 ± 0,58 823 ± 13,1
Fosfor (mg) 101 ± 0,34 104 ± 0,24
Magnesium (mg) 41,6 ± 0,29 44,1 ± 0,97
Kalsium (mg) 47,7 ± 0,22 63 ± 1
Sodium (mg) 10,2 ± 0,33 10,1 ± 1,6
Besi (mg) 2,5 ± 0,1 2 ± 0,21

Sumber: Elleuch M. et al (2008)

Lalu kemudian, dari kurma kering pun bisa dilihat kandungan nutrisinya, yang tidak kalah dengan kurma basah. Berikut kandungan gizi per 100 gram kurma kering.

Kandungan Gizi (Satuan) Jumlah
Air (g) 22,5
Energi (kkal) 275
Protein (g) 1,97
Lemak total (g)

Asam lemak jenuh total (g)

Asam lemak tak jenuh total (g)

Asam lemak total poly-unsaturated (g)

0,45

0,191

0,149

0,031

Karbohidrat (g) 73,51
Serat diet (g) 7,5
Abu (g) 1,58
Vitamin

Vit. A (IU)

Vit. A (mcg RE)

Vit. B6 (mg)

Vit. E (mg ATE)

Tiamin (mg)

Riboflavin (mg)

Niasin (mg)

Asam pantotenik (mg)

50

5

0,192

100

0,09

0,1

2,2

0,78

Folat total (mcg) 13
Asam amino (g)

Tryptophan

Threonine

Isoleucine

Leucine

Lysine

Methionine

Cystine

Phenyl alanine

Tyrosine

Valine

Arginine

Histidine

Alamine

Asam aspartik

Asam glutamik

Glisin

Prolin

Serine

0,05

0,052

0,047

0,088

0,06

0,022

0,045

0,056

0,03

0,066

0,066

0,03

0,1

0,126

0,213

0,095

0,106

0,066

Sumber: www.fruitpages.com (2003), Rostita (2009)

Kandungan gizi per 100 gram kurma pada setiap tingkat kematangannya.

Kandungan Gizi (satuan) Segar matang Mentah Kering
Kalori (kal) 142 274 293
Air (g) 31,9 – 78,5 7 7 – 26,1
Protein (g) 0,9 – 2,6 2,6 1,7 – 3,9
Lemak (g) 0,6 – 1,5 1,5 0,1 – 1,2
Karbohidrat (g) 36,6 72,9 77,6
Serat (g) 2,6 – 4,5 4,5 2 – 8,5
Abu (g) 0,5 – 2,8 2,8 0,5 – 2,7
Kalsium (mg) 34 59 103
Fosfor (mg) 350 63 105
Besi (mg) 6 3 13,7
Potasium (mg) 648
Vit. A/betakaroten 110 – 175 mcg 15,6
Tiamin (mg) 0,03 – 0,09
Riboflavin (mg) 0,1 – 0,16
Niasin (mg) 4,4 – 6,9 1,4 – 2,2
Triptopan (mg) 10 – 17

Sumber: Rosy et al. (20)

Kurma juga kaya akan mineral, di antaranya 123 – 187 mg kalsium, 12 – 27 mg fosfor, 289,6 – 512 mg kalium, 4,9 – 8,9 natrium dan 5,6 – 150 mg magnesium.

Jenis mineral (mg) Varietas kurma
Ajwa Khodari Safawy Burni
Kalsium 187 ± 0,5 133 ± 0,3 123 ± 0,4 168 ± 0,2
Fosfor 27 ± 0,01 16 ± 0,01 12 ± 0,1 18 ± 0,01
Kalium 4/6,3 ± 0,4 289,6 ± 0,8 512 ± 0,6 422,5 ± 0,5
Natrium 7,5 ± 0,01 4,9 ± 0,01 8,6 ± 0,1 8,9 ± 0,02
Magnesium 150 ± 0,7 60 ± 0,2 5,6 ± 0,03 100 ± 0,6

Sumber: Assirey (2015) dalam Erfan et al. (2015)

Tak hanya mineral. Kurma juga mengandung beberapa jenis vitamin yang diketahui baik untuk kesehatan tubuh.

Jenis vitamin Jumlah (mg)
Asam askorbat / Vit. C 2,4 – 17,5
Asam folat 0,004 – 0,007
Asam nikotinat 0,002
Niasin 0,0004 – 0,0007
Riboflavin / Vit. B2 0,13 – 0,17
Tiamin / Vit. B1 0,08 – 0,13
Vit. A 0,001

Sumber: Al Shabib et al (2003) dalam Erfan et al. (2015)

Ada beberapa hal terkait kandungan gula dan turunannya serta kadar air yang sedikit berbeda jumlahnya.

  • Kurma segar mengandung glukosa dan fruktosa yang lebih tinggi daripada sukrosanya. Selain itu, kadar airnya 79% (tergantung jenis kurmanya).
  • Kurma semi kering mengandung glukosa dan fruktosa yang seimbang dengan sukrosanya.
  • Kurma kering mengandung sukrosa yang lebih tinggi. Kadar air pada kurma kering hanya sekitar 7%.

Kadar gula pada setiap varietas kurma juga berbeda-beda jumlahnya, seperti tabel berikut.

Varietas Kurma Kadar Gula
Total Pereduksi Sukrosa Glukosa Fruktosa Glu/Fru
Ajwa 74,3 ± 0,2 71,1 ± 0,5 3,2 ± 0,03 51,3 ± 0,3 48,5 ± 0,2 1,05
Shalaby 75,9 ± 0,5 72,6 ± 0,3 3,3 ± 0,02 50,1 ± 0,1 48,3 ± 0,2 1,03
Khodari 79,4 ± 0,3 74,5 ± 0,1 4,9 ± 0,05 43,5 ± 0,2 40,8 ± 0,2 1,06
Anabarah 78,4 ± 0,2 75,5 ± 0,3 2,9 ± 0,01 51,2 ± 0,5 45,7 ± 0,2 1,12
Sukkari 78,5 ± 0,1 75,3 ± 0,2 3,2 ± 0,02 52,3 ± 0,1 48,2 ± 0,2 1,08
Suqaey 79,7 ± 0,2 76,5 ± 0,1 3,4 ± 0,03 48,9 ± 0,1 46,3 ± 0,2 1,05
Safawy 75,3 ± 0,1 71,3 ± 0,08 4,0 ± 0,02 45,6 ± 0,3 38,6 ± 0,2 1,18
Burni 81,4 ± 0,04 78,3 ± 0,1 3,1 ± 0,02 52,3 ± 0,1 47,5 ± 0,1 1,1
Labanah 71,2 ± 0,1 68,2 ± 0,5 3,0 ± 0,03 37,3 ± 0,2 28,05 ± 0,1 1,32
Mabroom 76,4 ± 0,07 71,2 ± 0,2 5,1 ± 0,1 51,2 ± 0,1 46,8 ± 0,2 1,16

Sumber: Assirey (2015) dalam Erfan et al. (2015)

Manfaat Kurma

Pohon kurma adalah tanaman multi manfaat. Baik buah, daun dan bagian lainnya. Berikut beragam manfaat dari kurma.

  • Dalam dunia medis, kurma juga direkomendasikan untuk obat kumur dan obat pencahar.
  • Karena kadar gula yang tinggi, buah kurma baik untuk wanita yang baru melahirkan, agar tekanan darahnya dapat terjaga, mengembalikan energi, merangsang hormon susu dan meningkatkan kadar susu yang dibutuhkan bayi baru lahir.
  • Mengonsumsi 4 butir kurma, masih termasuk aman bagi para pendiet gula atau pun penderita diabetes.
  • Kurma basah atau ruthab sangat baik dan dianjurkan untuk wanita yang baru saja melahirkan, untuk mencegah dan atau mengurangi pendarahan serta membantu mempercepat proses persalinan dan proses pengembalian posisi rahim seperti semula sebelum kehamilan berikutnya. Sedangkan kurma kering atau tamr, bermanfaat untuk menguatkan sel-sel usus serta membantu melancarkan saluran kencing.
  • Kurma kaya akan kalsium dan fosfor yang baik bagi pertumbuhan dan penyeimbang struktur tulang. Sehingga tulang lebih terjaga dan terlindungi dari resiko osteoporosis.
  • Kurma kaya akan pottasium, yang baik untuk meningkatkan perkembangan sel-sel otak, sel darah, menjaga denyut jantung agar lebih teratur dan mengurangi tekanan darah. Saat terapi hipertensi, kurma menjaga dinding-dinding pembuluh darah agar tetap elastis dan mengikat karbon dioksida dalam darah. Pottasium dalam kurma jumlahnya lebih tinggi dibandingkan buah-buahan lainnya.
  • Kurma kaya akan antioksidan flavonoid, yang mampu melindungi sel-sel tubuh dari radikal bebas, sehingga mengurangi resiko kanker paru-paru dan rongga mulut.
  • Kurma mengandung magnesium, yang baik untuk ginjal. Maka sebaiknya, konsumsi kurma 2 – 3 butir/hari.
  • Vitamin A dalam kurma, baik untuk meningkatkan daya penglihatan, sistem imun serta mencukupi kebutuhan vitamin A selama kehamilan.
  • Kurma mengandung beta karoten, yang baik dalam membantu mencegah kanker.
  • Vitamin B1 dalam kurma mampu membantu menjaga kesehatan sistem syaraf, mengubah karbohidrat menjadi energi dalam tubuh serta mengubah lemak dan protein guna kebutuhan tubuh.
  • Vitamin B6 dalam kurma, mampu memperkuat syaraf, yang dapat mengurangi tingkat stres.
  • Kurma yang mengandung kalium, mampu meningkatkan kecepatan kerja dan aktivitas otak.
  • Vitamin B2-nya akan membantu pembakaran protein, karbohidrat dan lemak, yang nantinya digunakan untuk menyediakan energi tubuh dan pembaharuan sel.
  • Kurma mengandung kalium, yang bisa mencegah mual dan muntah pada wanita selama kehamilan. Selain itu, kalium pada kurma berguna untuk keseimbangan air dalam tubuh dan membantuk oksigen untuk mencapai otak yang nantinya mendorong orang agar mampu berfikir jernih.
  • Kalium dalam kurma, membuatnya mampu membantu mengendalikan denyut jantung dan tekanan darah serta mengurangi resiko penyakit jantung koroner dan stroke.
  • Karena zat besinya, kurma menjadi salah satu bahan pangan yang mampu meningkatkan kadar hemoglobin yang selanjutnya dapat mencegah anemia. Terutama, kurma kering.
  • Kurma mengandung asam folat yang baik untuk pembentukkan sel-sel darah baru, pembelahan sel dan pembentukkan struktur genetik dari sel. Asam folat pada kurma juga baik bagi wanita hamil, karena kebutuhan asam folat yang tinggi.
  • Getah daun kurma berkhasiat untuk mengatasi kegugupan, masalah ginjal, luka yang membusuk sampai dengan meredakan denyut jantung.
  • Biji kurma yang dibakar, dapat dijadikan sebagai salep obat borok. Biji kurma juga bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak atau pun dibakar sebagai manik-manik.
  • Getah batang pohon kurma berkhasiat mengatasi diare.
  • Di Indonesia, kurma segar diyakini berkhasiat sebagai obat herbal kesuburan. Serbuk sari bunga jantan dapat menjadi suplemen dan obat herbal untuk kesuburan wanita. Untuk wanita yang ingin hamil, dianjurkan mengonsumsi kurma muda yang warnanya masih hijau dan rasanya sepat, lalu kombinasikan dengan susu dan madu. Bahkan, menurut dokter Zainal Gani (yang juga herbalis di Malang), menyebutkan bahwa nutrisi yang terkandung dalam kurma mampu meningkatkan kualitas sel telur wanita dan sperma pria. Apalagi jika dikombinasikan dengan susu dan madu, serta olahraga ringan. Tidak hanya berdasar riset di Indonesia saja. Di Timur Tengah, dalam sebuah riset tahun 1995 silam, menyatakan bahwa kurma, susu dan kayu manis, mampu menjadi afrodisiak dan merangsang produksi hormon seksual pada pria dan wanita. Gairah seks pada pasutri dapat meningkat setelah mengonsumsi 10 – 30 butir kurma/hari. Kemudian, menurut riset dari tim Dr. Soghra Bahmanpour, Shiraz University of Medical Sciences, Iran, telah mampu membuktikan bahwa minum suspensi buah kurma sebanyak 120 dan 240 mg/kg bobot tubuh dapat meningkatkan jumlah, motilitas dan bentuk sperma serta kualitas DNA. Lalu, ibu hamil yang mengonsumsi buahnya maka dapat memperkuat dinding rahim dan memudahkan proses melahirkan dengan sedikit pendarahan. Riset tersebut juga menghasilkan kebermanfaatan kurma bagi ibu menyusui dalam memproduksi ASI yang lebih melimpah.
  • Akar kurma baik untuk kejantanan pria serta mengatasi sakit gigi.
  • Saripati buah kurma dapat menjadi tonic dan stimulan kesehatan bagi semua manusia tanpa mengenal jenis kelamin maupun usia.
  • Buah kurma mengandung serat yang cukup tinggi dan membuatnya mampu mencegah penyerapan kolesterol LDL dalam usus; membantu melindungi selaput lendir usus yaitu dengan cara mengurangi paparan dan mengikat bahan kimia penyebab kanker usus besar atau dengan kata lain, kurma bisa mencegah / mengurangi resiko kanker usus besar; membersihkan usus besar; melancarkan buang air besar (mencegah konstipasi) dan pencernaan.
  • Kurma mengandung sulfur organik, yang mampu mengurangi reaksi alergi, termasuk untuk para penderita Seasonal Allergic Rhinitis (SAR).
  • Menurut penelitian terbaru, buah dan daun kurma varietas Ajwa, mengandung unsur-unsur yang baik untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh serta menghentikan pertumbuhan sel kanker dan tumor.
  • Sari kurma mampu menghambat virus dengue penyakit demam berdarah (DBD) melalui peningkatan imunitas tubuh. Sari kurma akan mengatur keseimbangan elektrolit dalam tubuh yang terganggu oleh serangan virus dengue. Selain itu, vitamin C dalam sari kurma mampu memperkuat dinding pembuluh darah kapiler, yang nantinya membuat trombosit tidak keluar. Menurut hasil riset dari tim Mohammed Al-Mamary, University of Sana’a, menyebutkan bahwa sirup kurma terutama dari rutab (kurma muda) mengandung antioksidan tertinggi yang berkhasiat dalam penyembuhan demam berdarah. Kemudian, riset Roihatul Zahroh, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, dalam tikus percobaannya, menyebutkan bahwa ekstrak kurma mampu meningkatkan trombosit darah sehingga baik untuk mengatasi demam berdarah.

Berlangganan Email

Spread the love
Baca juga :  Cara Budidaya Kopi Luwak

Tertarik Dengan Blog ini dan Ingin Berlanggan Email?

Terima kasih. Link konfirmasi sudah dikirim ke email anda

Something went wrong.