jenis bawang merah dan gambarnya

Yuk Pilih Jenis Bawang Merah Terbaik Yang Paling Banyak Diminati

Sebagai negara tropis, Indonesia memiliki begitu banyak keragaman jenis bawang merah. Mengingat bawang merah juga menjadi salah satu komoditas penting yang selalu dibutuhkan oleh masyarakat.

Tapi, apa sih jenis varietas bawang merah yang paling diminati oleh pasar? Untuk lebih jelasnya, yuk simak jenis-jenis bawang merah terbaik yang paling banyak diminati pasar berikut ini :

Pemilihan Varietas Bawang Merah

Sebelum menentukan jenis varietas bawang merah, Anda disarankan untuk mempertimbangkan beberapa hal penting terkait varietas bawang merah yang akan Anda budidayakan.

Berdasarkan permintaan pasar, berikut ini keunggulan dari varietas bawang merah local dan impor :

A. Permintaan Pasar (Rasa, Warna, Penampakan, Ukuran)

Konsumen di Indonesia seringkali memilih beberapa jenis bawang merah tertentu yang disukai, berdasarkan preverensi masing-masing individu. Berikut ini kelebihan jenis varietas lokal dan impor bawang merah yang disukai oleh pasar :

Ciri Varietas Lokal

a. Aroma Lebih Tajam

Varietas lokal terkenal karena memiliki aroma yang lebih tajam dan lebih sedap ketika dimasak jika dibandingkan dengan varietas impor. Sebagai bumbu masakan, tantu pertimbangan rasa ini menjadi hal yang paling utama.

Karena rasanya lebih tajam dan lebih sedap, maka konsumen tidak perlu menggunakan terlalu banyak bumbu. Dengan begitu, mereka bisa lebih menghemat penggunaan bawang merah.

Selain aromanya yang unggul, bawang merah varietas lokal ini juga memiliki harga yang relative terjangkau. Sehingga umum menjadi pilihan terbaik bagi para konsumen, utamanya ibu rumah tangga.

b. Warna Lebih Merah

Tampilan warna bawang merah varietas lokal ini memang tampak lebih merah dan menarik. Sebab, warnanya yang merah merona dengan aroma yang tajam, menjadikan bumbu masakan tampak lebih menarik ketika dihidangkan.

Ciri Varietas Impor

Selain varietas lokal, bawang merah varietas impor juga cukup banyak diminati oleh konsumen. Ini berkaitan dengan tampilannya yang lebih menarik ketika dipajang di etalase toko.

Baca juga :  Penjelasan Tentang Tanaman Cabai

Terlebih, bawang merah varietas impor ini seringkali dijual di supermarket besar. Berikut ini kelebihan dan kekurangan bawang merah varietas impor :

a. Ukuran Besar

Varietas bawang merah impor memiliki keunggulan dari segi ukuran yang cukup jauh berbeda dengan varietas lokal. Ukurannya yang besar dan seragam menjadi daya tarik terbesar dari bawang merah varietas impor ini.

b. Aroma Dan Warna Kurang Menarik

Meski memiliki tampilan ukuran yang besar dan seragam, bawang merah varietas impor ini memiliki kekurangan, yaitu aromanya yang kurang sedap dan warnanya yang kurang menarik.

Aroma dari varietas bawang merah impor ini tidak terlalu sedap, sehingga konsumen harus menggunakan banyak bawang merah untuk membumbui masakan.

Selain aroma, warna dari bawang merah ini juga tidak se merah varietas bawang merah varietas lokal. Warna dari varietas bawang merah impor ini cenderung lebih pudar dan tidak se merah varietas bawang merah lokal.

B. Produktivitas Tinggi

Selain dari permintaan pasar yang dipengaruhi oleh tampilan warna, ukuran, aroma dan rasa, jenis bawang merah yang umum dibudidayakan di Indonesia juga dipengaruhi oleh produktivitasnya.

Jenis bawang merah yang memiliki produktivitas tinggi tentu lebih diminati untuk dibudidayakan, dibandingkan dengan yang produktivitasnya rendah.

Dengan begitu, hasil panen dan keuntungan dari menanam bawang merah yang didapat juga menjadi lebih banyak.

C. Adaptif Terhadap Kondisi Agroekosistem Dan Iklim

Tidak dipungkiri bahwa jenis-jenis bawang merah yang memiliki kemampuan adaptasi terhadap kondisi lingkungan tentu lebih diminati dibandingkan dengan yang tidak.

Sebab, jenis bawang merah yang memiliki kemampuan adaptasi terhadap kondisi agroekosistem dan iklim yang baik
dapat lebih bertahan dibandingkan dengan yang tidak adaptif.

Dengan begitu, jenis bawang merah yang adaptif tidak mudah mengalami kegagalan panen.

D. Tahan Serangan OPT

Pada beberapa daerah, serangan hama dan OPT menjadi permasalahan serius yang harus dihadapi. Sangat disarankan untuk memilih varietas yang tahan terhadap serangan OPT endemik.

Misalkan, di suatu daerah tertentu, sangat rentan terhadap serangan penyakit fusarium, maka disarankan untuk membudidayakan varietas bawang merah yang tahan terhadap serangan penyakit fusarium. Begitu juga dengan daerah-daerah lainnya.

Setelah memahami dasar-dasar pemilihan jenis varietas bawang merah, kini saatnya untuk memilih jenis varietas bawang merah yang cocok untuk Anda. `

Berikut ini jenis-jenis varietas bawang merah unggulan yang cocok sesuai musim :

Jenis-Jenis Varietas Bawang Merah Unggulan Yang Cocok Sesuai Musim

Beberapa jenis varietas bawang merah lebih cocok dibudidayakan pada musim penghujan, namun ada juga yang lebih cocok dibudidayakan di musim kemarau.

Baca juga :  Artikel Tentang Tanaman Jagung

Berikut ini jenis bawang merah yang cocok dibudidayakan di musim penghujan:

A. Musim Hujan

Pada musim penghujan, ada beberapa varietas yang cocok untuk dibudidayakan. Jenis varietas ini cocok dibudidayakan karena membutuhkan air dalam jumlah yang ukup, serta memiliki ketahanan terhadap guyuran hujan.

Varietas yang disarankan untuk dibudidayakan pada musim penghujan diantaranya adalah varietas bawang merah Bangkok dan Filipin. Berikut ini kelebihan dari masing-masing jenisnya:

Bawang Merah Bangkok Dan Bawang Merah Filipina

Bawang merah Bangkok dan Filipina merupakan jenis bawang merah impor yang memiliki masa panen 60-70 hari. Jenis bawang merah ini sering budidayakan karena memiliki produktivitas yang tinggi, yaitu sekitar 15 ton/ha.

Ciri utama bawang merah Bangkok adalah anakannya yang banyak. Dalam 1 rumpun, bisa terdapat 10 anakan.

Umbinya berbentuk bulat besar dan berwarna merah cerah. Selain itu, jenis bawang merah ini juga dapat disimpan dalam jangka waktu lama, karena memiliki waktu penyimpanan yang lama.

Jenis bawang merah Bangkok dan Filipina ini disarankan untuk dibudidayakan pada musim penghujan karena memiliki ketahanan terhadap guyuran hujan dan jumlah air yang cukup banyak.

Selain itu, jenis ini juga lebih tahan terhadap serangan hama penyakit yang disebabkan oleh kelembaban tinggi, dibandingkan dengan bawang merah jenis lainnya.

B. Musim Kemarau

Bawang merah yang cocok dibudidayakan pada musim kemarau adalah jenis bawang merah maja. Bawang merah ini memiliki kemampuan adaptasi yang baik ketika kondisi kering. Berikut ini adalah kelebihan bawang merah maja :

Bawang Merah Maja Cipanas

Bawang merah varietas Maja Cipanas merupakan jenis bawang merah lokal yang berumur genjah, yaitu hanya 50-60 hari saja. Dengan tinggi sekitar 34 cm, tanaman bawang merah ini memiliki banyak anakan, yaitu berjumlah 6-12 umbi per rumpunnya.

Bentuk daunnya silindris berlubang dan berwarna hijau tua. Bentuk umbinya bulat dan berwarna merah muda. Produktivitasnya cukup tinggi, yaitu sekitar 11 ton/ha.

Jenis varietas bawang merah maja cipanas ini dapat dibudidaykan didaerah dataran tinggi dan juga panas. Selain itu, jenis bawang merah ini juga cukup tahan terhadap serangan penyakit busuk umbi (Botrytis allii).

C. Jenis-Jenis Bawang Merah Yang Cocok Ditanam Pada Musim Kemarau Atau Hujan

1. Bawang Merah Bima Brebes

Bawang merah bima brebes (brebes) merupakan jenis bawang merah yang masa panennya cukup cepat, yaitu 60 hari. Meski begitu, produktivitasnya tidak;ah terlalu tinggi, yaitu hanya sekitar 10 ton/ha.

Ciri-ciri dari bawang merah brebes ini adalah bentuk daunnya yang silindris berlubang, umbinya lonjong, dengan warna merah muda. Warna daunnya hijau cerah dan umbinya yang bercincin kecil pada leher cakramnya.

jenis bawang merah brebes dan gambarnya

2. Bawang Merah Trisula

Bawang merah trisula memiliki ciri-ciri: tinggi tanaman 39-40 cm, bentuk penampang daun bulat dan sedikit bergelombang dengan panjang 7.0-35 cm, lebar 0.25-2.50. Warna daunnya tampak hijau tua dan berjumlah 4-5 helai per umbinya.

Baca juga :  Tanaman Nilam Dan Manfaat Minyak Nilam

Jenis bawang merah trisula ini termasuk berumur genjah, yaitu hanya sekitar 55 hari saja. Dengan bentuk bulat, ukuran umbi bawang merah trisula adalah 2-3 cm dan diameter 1,0-2,5 cm.

Jenis ini juga memiliki umbi yang cukup banyak, yaitu 5-8 umbi per rumpun. Dan dengan warna umbi yang cukup mencolok, yaitu berwarna merah tua.

Jenis-Jenis Varietas Bawang Merah Unggulan Yang Cocok Dibudidayakan Di Lahan Gambut

Lahan gambut merupakan jenis lahan yang tidak selalu ada diberbagai wilayah di Indonesia. Mayoritas lahan gambut ini terletak di sumatera dan Kalimantan.

Pada wilayah ini, petani bawang merah akan cukup kesulitan memilih jenis bawang merah yang bisa dibudidayakan. Lahan gambut memiliki tekstur dan struktur tanah khusus yang menjadikannya sulit untuk ditanami bawang merah.

Meski begitu, ada beberapa jenis bawang merah yang bisa dibudidayakan di lahan gambut, diantaranya adalah jenis bawng merah sumenep, moujung dan pancasona. Berikut ini ciri-ciri dari bawang merah tersebut :

A. Bawang Merah Sumenep

Bawang merah Sumenep (Madura) adalah salah satu jenis bawang merah yang memiliki ciri-ciri umbi berwarna merah muda kekuningan dan pucat. Selain itu, yang paling menonjol adalah adanya garis lurus pada umbinya.

Umbi bawang merah sumenep ini berbentuk bulat panjang. Jenis bawang merah ini memiliki masa panen rata-rata 70 hari, dengan produktivitas cukp tinggi, yaitu 12 ton/ha.

Jenis bawang merah sumenep dikenal sangat adaptive untuk tumbuh didaerah ber lahan gambut karena memiliki presentase daya tumbuh lebih dari 80%.

Selain itu, jenis bawang merah sumenep juga terkenal cepat besar dan memiliki anakan yang cukup banyak.

B. Bawang Merah Moujung

Sama hal nya dengan bawang merah sumenep, bawang merah Moujung juga memiliki kemampuan daya tumbuh yang cukup besar pada daerah berlahan gambut. Daya tumbuhnya pada lahan gambut bisa lebih dari 75%. Karena ketahanannya inilah, bawang merah ini paling banyak dibudidayakan di pulau Kalimantan.

Itu adalah jenis-jenis bawang merah unggul yang bisa Anda tanam, beserta dengan ciri-ciri dan karakteristiknya. Jadi, sesuaikan jenis bawang merah yang ingin Anda tanam dengan karakteristik yang dimiliki masing-masing varietas bawang merah tersebut ya.

Selain memilih jenis varietas bawang merah unggul, Anda juga disarankan untuk menanam bawang merah dengan sistem pertanian organik, agar kondisi tanah tetap subur, terhindar dari serangan penyakit, dan bisa mendapatkan produksi yang lebih tinggi dari hari ke hari.

Berlangganan Email

Spread the love

Tertarik Dengan Blog ini dan Ingin Berlanggan Email?

Terima kasih. Link konfirmasi sudah dikirim ke email anda

Something went wrong.