sajiak khas lebaran

Intip Cicip Sajian Khas Lebaran

Hari Raya Idul Fitri merupakan hari yang spesial bagi seluruh umat muslim di dunia. Sampai-sampai membutuhkan beberapa hari untuk persiapan menyambut datangnya hari yang Fitri.

Salah satunya adalah masakan / makanan kecil yang nantinya akan menjadi santapan hari raya. Sajian khas lebaran yang mudah diingat pastinya ketupat, opor dan rendang. Ada beberapa macam makanan yang biasanya tersaji di “meja lebaran”, di antaranya:

1. Ketupat

Saat lebaran, bisa dipastikan semua umat muslim menyajikan ketupat sebagai bentuk lain dari nasi putih. Ada sebagian orang yang membuat ketupat dari awal yaitu membuat pembungkusnya. Ada juga yang hanya membeli anyaman pembungkus ketupat yang sudah jadi, lalu mengisinya dengan beras dan memasaknya sendiri di rumahnya.

Tetapi ada juga yang langsung membeli ketupat yang sudah jadi, tanpa perlu menganyam, mengisi atau pun memasaknya. Sehingga langsung memanaskannya saja di rumah.

Ternyata, ketupat memiliki catatan historis tersendiri.

  1. Menurut sejarah, ketupat sendiri pertama kalinya dikenalkan oleh Sunan Kalijaga (salah satu wali songo). Tepatnya, saat beliau menyebarkan Islam di Jawa tahun 1400-an.
  2. Ketupat sejatinya berbahan dasar dari beras atau ketan.
  3. Dikutip dari media CNN Indonesia, menurut salah seorang pengamat sosial budaya sekaligus akademisi Universitas Indonesia, Devie Rahmawati, menjelaskan bahwa ketupat dan opor ayam menjadi bagian yang tidak bisa terpisahkan dari tradisi lebaran, yang secara turun temurun ada di Indonesia. Ketupat dan opor memiliki nilai filosofis karena aroma dan rasa rempah-rempah khasnya yang mampu membangkitkan kenangan dan nostalgia masa lalu. Kemudian, melalui rasa khasnya itulah yang ikut menciptakan kehangatan saat momen berkumpulnya keluarga yang terpisah karena merantau. Selanjutnya, sang pengamat juga menilai bahwa kedua makanan tersebut adalah slow food. Merupakan makanan yang membutuhkan waktu lama untuk memasak dengan hasil sempurna.

2. Opor ayam

Opor ayam adalah salah satu pasangan ketupat. Opor ayam memang biasanya disantap bersama ketupat atau lontong. Opor ayam berisi daging ayam potongan atau suwiran dan dilengkapi kuah kari pekat berwarna kekuningan.

3. Rendang

Selain opor ayam, ketupat juga biasa dipasangkan dengan rendang, baik itu rendang daging ayam atau pun sapi.

4. Kue basah / bolu

Walaupun memang tidak semua masyarakat menyajikan kue bolu di mejanya. Tetapi, kue bolu juga banyak diminati masyarakat untuk mengisi “meja lebaran”.

5. Kue kering

Ada kue basah, ada juga kue kering. Sebut saja kastengel, nastar, sagon, kue putri salju, kue bulan sabit dan sebagainya. Tentunya pasti ada kue kering yang tersaji di meja untuk keluarga atau tamu yang berkunjung saat hari raya. Apalagi, saat ini sudah banyak pedagang musiman yang menjajakan berbagai kue kering yang lucu-lucu dan variatif. Bahkan, menjelang lebaran biasanya toko-toko penyedia bahan kue akan ramai dikunjungi masyarakat, terutama kaum hawa, yang rela mengantre untuk membeli kebutuhan bahan kue yang akan dibuatnya.

6. Puding

Mungkin keberadaan puding tidak sebanyak kue basah dan kering, saat lebaran. Tetapi ada beberapa masyarakat yang menghadirkannya di “meja lebaran”. Bahkan, puding adalah makanan lebaran yang wajib ada bagi masyarakat Thailand.

Kemudian, tahukah Anda, jika ketupat pun memiliki ragam jenis. Setiap daerah memiliki kekhasan masing-masing, baik variasi ketupat atau pun cara penyajiannya. Nah, berikut adalah variasi dan cara penyajian ketupat di Indonesia.

Macam – Macam Ketupat

Ketupat Glabed

Ketupat glabed menjadi salah satu jenis ketupat di Tegal dan sangat populer. Disebut dengan glabed, karena kata “glabed-glabed” yang diucapkan masyarakat Tegal saat mereka mengonsumsi ketupat ini dengan kuah kuning. Jenis ketupat ini, nantinya akan dihidangkan dengan kuah kuning kental, yang juga dilengkapi tempe goreng, kerupuk serta sambal.

Ketupat Blegong

Ada lagi sajian ketupat khas Tegal, yaitu ketupat blegong. Mirip dengan ketupat glabed, hanya bedanya, blegong berisi daging di dalamnya. Blegong adalah unggas yang merupakan keturunan hasil perkawinan dari bebek dan angsa.

Ketupat Bongko

Ketupat bongko juga salah satu jenis ketupat khas Tegal. Bedanya, ketupat bongko dihidangkan dengan sayur lodeh tempe yang diasamkan dengan kuah kental dan pedas.

Ketupat Cabuk Rambak

Bergeser sedikit dari Tegal, di Solo ada sajian ketupat cabuk rambak. Ketupat cabuk rambak berisi ketupat yang dipotong tipis-tipis dan disiram dengan sambal wijen bercampur kemiri juga kelapa parut. Umumnya, jenis ketupat ini akan dihidangkan juga bersama kerupuk nasi atau disebut karak.

Baca juga :  Berkenalan sambil Mencicipi Sate

Ketupat Babanci

Jangan salah fokus dari penggalan namanya “ba-banci”. Ketupat bebanci ini adalah jenis ketupat khas Betawi. Ketupat bebanci dihidangkan dengan gulai daging kambing atau sapi, kuah santan, beserta bumbu rempah-rempah seperti bawang putih – merah, cabai dan kemiri.

Ketupat Tahu

Ada yang menyebutnya dengan ketoprak. Ketupat tahu berisi ketupat dengan tambahan berupa sayur-sayuran, irisan tahu goreng, telur rebus, bawang goreng, serta saus sambal kacang sebagai kuahnya. Pelengkapnya, adalah krupuk di atasnya, baik yang diremukkan atau dibiarkan utuh.

Ketupat Katan Kapau

Ketupat kapau berasal dari daerah Kapau, salah satu wilayah di Sumatera Barat. Ketupat katan kapau adalah ketupat ketan berukuran kecil (mini), yang dimasak dalam santan yang dibumbui, sehingga disebut juga ketupat rebus lemang. Ada yang memakannya sebagai camilan, dessert atau pun dimakan seperti ketupat pada umumnya. Jika ketupat ini dimakan seperti biasa, maka akan tersaji bersama gulai (bisa gulai ayam, ikan, mentok atau rendang) dengan kuah yang pedas. Tetapi biasanya, ketupat katan kapau disantap dengan lauk rendang atau bersama gulai itik cabai hijau.

Ketupat Sipulut

Seperti ketupat kapau, ketupat sipulut juga ada di daerah Sumatera Barat. Ketupat sipulut memiliki isian yang teksturnya agak lunak. Biasanya, ketupat sipulut akan disajikan bersama rendang atau bisa juga dengan tapai ketan hitam.

Ketupat Kandangan

Ketupat yang ada di Kalimantan Selatan ini, biasa disajikan bersama kuah santan kekuningan, mirip opor. Selain itu, ikan haruan goreng atau ikan haruan balado, akan menjadi teman ketupat kandangan.

Ketupat Palas

Ketupat yang berasal dari Medan ini, bukanlah terbuat dari beras, melainkan dari ketan. Seperti namanya, disebut demikian karena ketupat ini dibungkus dengan daun palas. Ketupat palas disajikan bersama rendang atau kuah gula merah/kelapa.

Selain ketupat, opor atau pun rendang, ada juga makanan lain yang biasanya ikut meramaikan “meja lebaran”. Karena Indonesia adalah negara yang kaya, tentunya “hukum” tersebut juga terjadi pada masakan di Indonesia. Masakan khas lebaran setiap daerah berbeda-beda, meskipun pusatnya sama yaitu ketupat. Nah, inilah sajian khas lebaran pada beberapa daerah di Indonesia, yaitu sebagai berikut:

  • Ketupat Betawi

Merupakan salah satu sajian lebaran khas dari Betawi. Selain ketupat, di dalamnya dilengkapi pula sayur godog, semur daging, kuah oranye dan cita rasa pedas.

  • Semur Betawi

Selain ketupat betawi, ada juga semur betawi. Semur betawi berisi daging sapi yang dimasak bersama bencok atau kentang kering goreng dan ebi halus.

  • Kella Pate

Kella pate adalah salah satu sajian khas lebaran di daerah Madura, yang berisi olahan ikan tenggiri goreng, kuah santan dan belimbing wuluh.

  • Soto Banjar

Masyarakat Banjar memiliki salah satu sajian khas lebaran yaitu soto banjar. Soto banjar berisi ketupat yang dilengkapi dengan mie putih, suwiran daging ayam goreng atau rebus, telur ayam rebus, perkedel kentang, bawang dan seledri.

  • Bebek Gulai Kurma

Bebek gulai kurma merupakan salah satu masakan khas Aceh, yang berisi sedikit santan (nyemek-nyemek), daging bebek yang disiram dengan kuah rendang, serta rempah daun beraroma seperti daun serai, daun pandan dan daun temurui. Akan tetapi, tidak ada buah kurma di dalam masakan ini, jadi hanya sebatas namanya saja.

  • Kuah Labu

Selain bebek gulai kurma, ada lagi masakan khas Aceh yaitu kuah labu. Kuah labu di dalamnya berisi labu air, disertai beberapa tumisan yaitu bawang, kayu manis, daun kari dan cabai bubuk, yang dilengkapi dengan kuah santan. Labu air dipilih karena kandungan getahnya tidak terlalu banyak. Selain itu, kuah labu juga dilengkapi dengan daging, yang bisa dipilih sesuai selera. Tetapi biasanya yang dipilih adalah iga atau ikan.

  • Ayam Gagape

Ayam gagape yang berasal dari Makassar, merupakan daging ayam kampung yang dagingnya dimasak sampai lembut, disantap sebagai lauk ketupat atau nasi putih. Ayam gagape juga dilengkapi kuah santan gurih dengan campuran rempah-rempah segar khas Sulawesi dan sajiannya mirip dengan opor pada umumnya.

Baca juga :  Pranata Mangsa untuk Melaut

Lebaran menjadi momen sakral nan hangat yang dirasakan sebagian besar manusia, terutama kaum muslim. Bukan hanya persiapan makanan untuk hari raya, ternyata ada juga makanan yang menjadi khas sebelum atau menjelang atau pra-lebaran. Nah, berikut ada beberapa contoh makanan pra-lebaran di ‘beberapa’ negara:

1. Roti Cambaabur – Somalia

Pasti Anda sering mendengar atau pernah mencicipi “kue pancake”? Nah, di Somalia ada makanan yang sejenis dengan kue pancake atau yang lebih dikenal dengan roti cambaabur. Cambaabur adalah roti yang difermentasi serta diberi bumbu saffron, kunyit, bawang merah, bawang putih, jinten dan cabai (tergantung selera kepedasan). Sedangkan saat menjelang lebaran, roti cambaabur disajikan dengan cita rasa manis, yaitu ditaburi gula halus dan yogurt.

2. Roti Bolani – Afghanistan

Bolani yang menjadi makanan khas Afghanistan saat menjelang hari raya, merupakan adonan roti pipih, yang berisi sayuran hijau seperti bayam, labu dan kentang. Roti bolani dibuat dengan dipanggang atau digoreng, sampai terbentuk kerak-kerak tipis. Roti bolani biasanya disajikan bersama yogurt tawar atau yogurt mint.

3. Kue Ma’amoul – Suriah

Merupakan kue kering sebagai salah satu makanan menjelang lebaran. Kue Ma’amoul biasanya juga disimpan untuk  nantinya disantap bersama kopi Arab dan coklat, bagi para tamu saat lebaran tiba. Kue ma’amoul sebenarnya adalah makanan penutup khas Arab kuno. Ma’amoul berbentuk seperti kubah atau pipih dan terbuat dari kurma, kacang almond, kacang pistachio atau buah Arab, yang nantinya dibalut gula bubuk. Ma’amoul bisa dihias dengan tangan secara sederhana atau bisa juga dalam cetakan kayu khusus.

4. Manti – Rusia

Berbeda dari lainnya yang merupakan roti atau kue, Rusia memiliki salah satu makanan khas menjelang hari raya Idul Fitri yaitu manti. Manti, sebenarnya adalah pangsit, berisi campuran daging domba atau sapi, yang diberi bumbu. Manti biasanya dibuat dengan dikukus atau bisa juga direbus. Selain di Rusia, manti juga bisa ditemukan di Turki, Kaukasia Selatan, Asia Tengah dan Cina. Manti memiliki ukuran yang bervariasi, tergantung dengan lokasi geografis daerahnya.

5. Roti Kaak – Tunisia

Menjelang hari raya, umat muslim Tunisia biasanya membuat roti kaak atau roti batu. Seperti namanya, roti kaak dibuat dengan cara menggulung adonan kaak di atas batu yang sudah dipanaskan. Adonan lalu dibentuk dan dipanggang pada sebuah tandoor. Uniknya, saat roti dibakar atau pada keadaan panas, roti akan mengeras seperti batu. Tetapi jika sudah mulai dingin, roti akan menjadi empuk.

6. Roti Kahk – Mesir

Berdasarkan tradisinya, setiap menjelang lebaran, keluarga besar dan masyarakat akan berkumpul di dalam satu rumah, untuk membuat kue kahk. Selain itu, banyak juga toko roti yang menjual kahk.

7. Bola-bola Gulha dan Kulhi Boakibaa – Maldives / Maladewa

Menjelang hari raya, banyak masyarakat yang membuat 2 makanan khas Maladewa, yaitu bola-bola gulha dan kulhi boakibaa. Gulha berbentuk bulat seperti bola, dengan ukuran bervariasi, ada yang seukuran kelereng bahkan ada yang sebesar bola pingpong. Bola-bola gulha dibuat dari olahan ikan dan tepung terigu atau bisa juga dengan tepung beras. Bedanya, gulha berbahan tepung beras akan berukuran lebih kecil, tetapi lebih keras dan lebih renyah.

Jika di Indonesia ada ketupat, opor atau pun rendang sebagai makanan khas lebarannya, maka akan berbeda di negara lain. Berikut adalah contoh makanan khas saat lebaran di beberapa negara.

  • Kahk – Mesir

Tidak hanya menjelang lebarah, Kahk juga menjadi sajian wajib saat lebaran di Mesir. Kahk merupakan kue bukat, yang berisi kacang dan taburan tepung gula rendah kalori. Konon, kue kahk sudah ada sejak zaman Mesir kuno.

  • Kari Chotpoti – Bangladesh

Kari chotpoti adalah makanan dari kari yang juga berisi kacang polong, telur dan kentang, dengan rasa pedas nan gurih. Kari chorpoti termasuk makanan yang kaya protein dan rendah kalori.

Kari Chotpoti

  • Baklava dan Iftariye – Turki

Baklava

Baklava adalah kue yang berlapis-lapis, berisi berbagai macam potongan kacang, berbahan dari pastry serta di atasnya dilengkapi dengan siraman sirup dan madu. Baklava adalah makanan manis yang pasti ada saat lebaran di Turki.

Baca juga :  INILAH TANAMAN ASLI INDONESIA

Sedangkan kue iftariye adalah roti berbentuk pizza, dengan topping kurma, roti pide, buah zaitun, keju dan pastirma. Bagi masyarakat Turki, hari raya lebaran atau Seker Bayrami (Selamat hari manis) disambut dengan sajian makanan manis. Hal itu sebagai ungkapan syukur karena telah melewati puasa sebulan penuh.

Iftariye

  • Sheer Khurma – Pakistan

Seperti yang sudah diulas di artikel sebelumnya tentang “kurma”, disebutkan bahwa salah satu negara penghasil kurma terbesar di dunia adalah Pakistan. Hal itu juga yang menjadikan kurma menjadi salah satu bahan makanan olahan di Pakistan. Termasuk sebagai salah satu menu makanan lebaran, seperti sheer khurma. Sheer khurma sendiri merupakan puding dari buah kurma, yang dicampur susu dan mie vermicelli.

Sheer Khurma

  • Hyderabadi Haleem – India

Hyderabad haleem yaitu makanan yang dibuat dari bubur gandum, daging sapi atau kambing, juga dicampur dengan kacang lentil yang sudah dihaluskan. Rempah-rempah pada hyderabad haleem tentunya seperti makanan India lainnya, dari campuran kunyit, bawang putih, lada hitam, jahe, jinten, cengkeh, kapulaga dan kayu manis. Kemudian, hyderabad haleem disajikan, sebaiknya saat masih panas, diberi irisan telur rebus serta dilengkapi dengan beberapa topping seperti ketumbar cincang, perasan air jeruk lemon dan bawang goreng di atasnya. Selain itu, lebaran di India akan dimeriahkan juga oleh makanan lain seperti aneka kebab, puding / seviyan, nihari dan sebagainya.

Hyderabad haleem

  • Italian Vegetarian Pasta – Amerika Serikat

Meskipun jumlahnya tidak banyak, tetapi ada tradisi unik saat lebaran di Italia. Kaum muslim di Italia akan bersama-sama memasak Italian vegetarian pasta dan menyantapnya bersama. Selain itu, ada makanan lebaran khas Italia seperti ayam panggang gaya Amerika, yang disajikan dengan taburan ceri.

Classic Italian Pasta

  • Sa Nwin Ma Kin dan Biryani – Myanmar

Biryani

Sa nwin ma kin biasanya disajikan bersama nasi Biryani. Kedua makanan ini wajib ada saat lebaran di Myanmar. Sa nwin ma kin sebenarnya adalah sejenis cake atau puding, dengan bahan baku butiran gandum.

Sedangkan nasi Biryani adalah nasi biasa, tetapi dimasak bersama daging atau sayuran rempah. Lalu, dilengkapi dengan daun mint, cabai hijau dan irisan mangga di atasnya.

Sa nwin Ma Kin

  • Sup Mie La Mian – Tiongkok

Sup mie la mian adalah makanan dari adonan tepung terigu, yang ditarik-tarik terus menggunakan tangan, sampai panjang. Sup mie la mian menjadi makanan yang tak luput dari sajian hari raya bagi minoritas muslim di Tiongkok.

Sup Mie La Mian

  • Tabbouleh – Libanon

Makanan tabbouleh, sebenarnya sering dijumpai pendatang yang berkunjung ke restoran Arab. Bahkan di Libanon, tabbouleh adalah makanan wajib saat Hari Raya Idul Fitri. Tabbouleh adalah salad, yang khas dari Libanon, berisi potongan parsley, bawang bombay, minyak zaitun, daun mint, saus lemon dan bulgur. Bulgur sendiri merupakan sejenis sereal yang biasa digunakan sebagai campuran pada berbagai makanan khas Timur Tengah dan Yunani.

Tabbouleh

  • Gulha dan Kulhi Boakibaa – Maladewa

Sebenarnya, gulha dan kulhi boakibaa adalah makanan yang berbahan dari hasil olahan laut. Kedua makanan ini tidak hanya ada saat menjelang hari raya. Tetapi juga saat hari besar umat muslim itu tiba. Gulha adalah camilan berbentuk bola-bola dari olahan ikan. Kulhi boakibaa adalah nasi yang dicampur daging tuna segar.

Kulhi akan dibumbui bawang merah, bawang putih, jahe, cabai, bubuk kunyit, garam, daun kari dan jus lemon. Caranya, bahan-bahan kulhi dimasukkan ke dalam panci dan kemudian dipanggang dengan api sedang, lalu biarkan sampai warnanya kecoklatan.

Kulhi boakibaa

  • Meloui dan Chicken Bastilla – Maroko

Meloui dan chicken bastilla adalah camilan yang selalu menjadi makanan lebaran di Maroko. Meloui dibuat dari terigu, gula, garam dan ragi. Sedangkan chicken bastilla, seperti namanya “chicken” yang berarti ayam. Maka keunikannya, camilan chicken bastilla merupakan kue yang bahan bakunya adalah daging ayam.

Meloui

  • Klaicha – Irak

Klaicha adalah kue tradisional yang wajib ada saat lebaran di Irak. Klaicha berisi kacang dan kurma dan biasanya diberi warna dari mawar.

Berlangganan Email

Spread the love

Tertarik Dengan Blog ini dan Ingin Berlanggan Email?

Terima kasih. Link konfirmasi sudah dikirim ke email anda

Something went wrong.