Cara Memilih Ikan Segar Di pasar

Bagaimana cara memilih ikan segar di pasar bagi yang sudah biasa kepasar untuk berbelanja ikan tentunya bukan hal yang menakutkan. Tetapi bagi mereka yang belum terbiasa berbelanja sendiri atau dia baru berumah tangga, pengetahuan akan ikan segar tentunya ilmu baru yang harus dikuasai dengan baik.

Ikan Sebagai Sumber Protein

Tetapi sebelum kita masuk ke bahasan tips memilih ikan segar dipasar, ada baiknya kita lihat kembali apa manfaat dari ikan dan kandungan apa saja yang ada di dalamnya.

Anda pasti sudah tahu bahwa salah satu zat yang dibutuhkan manusia dan termasuk vital adalah protein. Protein sendiri berdasarkan sumbernya ada 2 macam yaitu protein nabati dan hewani.

Protein nabati yaitu makanan berprotein yang berasal dari tumbuh-tumbuhan atau lebih tepatnya sayuran. Sedangkan protein hewani didapatkan dari hewan yang mengandung protein baik untuk manusia.

Contohnya adalah telur, ayam hingga ikan. Kandungan protein pada ikan lebih tinggi dan sangat baik dikonsumsi karena didongkrak oleh zat lainnya seperti omega-3 maupun mineral esensial.

Bahkan pemerintah Indonesia sempat menggembor-gemborkan ajakan untuk rajin mengonsumsi ikan. Tanpa mengerucutkan ikan golongan apa saja yang harus dikonsumsi. Pastinya bukan ikan hias.

Di satu sisi, balita adalah kelompok manusia yang sistem pencernaannya belum sempurna seperti orang dewasa. Sedangkan lansia adalah kelompok yang organ pencernaannya mulai menurun fungsinya.

Untuk menjawab 2 kasus yang dimana keduanya membutuhkan penanganan khusus, ikan hadir sebagai salah satu jawaban. Bahwa ikan memiliki nilai cerna protein yang tinggi, lebih dari 90% dan membuatnya lebih mudah dicerna pencernaan manusia.

Baca juga :  Permaduan dan Perlebahan (Si Manis dari Penyengat)

Ikan adalah sumber protein hewani yang baik dengan kadar kolesterol yang rendah. Sehingga jika kita rajin mengonsumsi ikan pun, tetap bisa menghindari resiko penyakit jantung koroner. Hal ini dibuktikan dengan salah satu fakta bahwa bangsa Eskimo, mengonsumi ikan 30 – 400 gram per harinya. Angka penyakit jantung masyarakatnya menjadi rendah.

Kandungan Gizi Ikan

Berikut adalah kandungan beberapa gizi dalam (contoh) ikan tawar dan ikan laut yang biasa dikonsumsi.

Tetapi, karena permintaan ikan mulai meningkat, ada saja pedagang “nakal” yang gigih berusaha agar ikan-ikannya tetap laku keras. Termasuk penambahan zat berbahaya seperti formalin.

Selain itu, tidak sedikit pula pedagang yang menjajakan ikannya dalam keadaan yang sudah tidak segar lagi. Padahal, ikan yang tidak benar dalam perlakuannya (perlakuan pasca panen), membuat ikan mudah rusak.

Seperti produk hasil pertanian, ikan mudah mengalami kerusakan karena kandungan air di dalamnya yang cukup tinggi yaitu 70-80% dari bobot ikan. Selain itu, enzim pengurai protein menjadi kadaverin, isobutilamin dan putresin, yang terkandung di dalam ikan, dapat mengakibatkan aroma kurang sedap pada ikan.

Untuk itu, salah satu langkah mempertahankan kesegaran ikan adalah menyimpannya di suhu yang rendah. Suhu rendah pada penyimpanan kulkas, mampu mempertahankan ikan selama beberapa hari ke depan. Sedangkan suhu rendah pada freezer, dapat mempertahankan ikan selama beberapa minggu hingga beberapa bulan.

Cara Memilih Ikan Segar Di Pasar

cara memilih ikan segar di pasar

Selain ikan segar dapat dipertahankan kesegarannya dengan menyimpan di kulkas , kita juga perlu memahami cara memilih ikan segar saat membeli ikan baik di pasar maupun supermarket. Ikan segar itu memiliki ciri-ciri yaitu sebagai berikut:

  1. Mata –> utuh,jernih dan segar bola matanya, kornea bening, pupil berwarna hitam menonjol, bola mata cembung cerah/cemerlang
  2. Insang –> berwarna merah segar (merah cemerlang/merah tua), tidak ada lendir
  3. Sisik –> dalam kondisi baik, melekat kuat, berwarna cerah, mengkilap, tertutup lendir jernih, tidak berwarna kusam dan ada bercak-bercak.
  4. Aroma –> tidak berbau amis khas ikan tetapi beraroma asin layaknya ikan laut, spesifik sesuai jenis ikannya
  5. Lendir –> bening, transparan, berbau khas ikan (sesuai jenisnya)
  6. Daging –> segar, elastis, warnanya cerah, jika ditekan tidak ada bekas (bekas tertekan) permanen, padat/kompak
  7. Perut dan sayatan daging –> perut tidak pecah, sayatan daging warnanya cemerlang, jika ikan dibelah akan tampak daging yang melekat ‘kuat’ pada tulang terutama bagian rusuknya
  8. Ciri lain –> akan banyak dihinggapi lalat
Baca juga :  Yuk, Tanam Cabe Aquaponik

Lalu, bagaimana jika dibandingkan dengan ikan yang busuk? Ciri-cirinya ikan busuk adalah:

  1. Mata –> pupil berwarna kelabu kusam tertutup lender, bola mata cekung, keruh dan warnanya putih seperti susu. Ini adalah ciri bahwa ikan tersebut sudah didiamkan cukup lama di dalam pendingin.
  2. Insang –> berwarna merah kecoklatan sampai keabu-abuan yang menunjukkan lamanya ikan mati, berlendir tebal, bau adalah ciri-ciri ikan yang mengalami pembusukan.
  3. Sisik –> sisik mudah lepas, warnanya memudar
  4. Aroma –> awalnya akan berbau menusuk (seperti aroma asam asetat) lalu menjadi bau busuk dan beraroma amis
  5. Lendir –> lendir tebal, menggumpal, lengket, warnanya putih susu, berbau busuk
  6. Daging –> tidak elastis (lunak/lembek), jika ditekan akan membekas dan lama hilangnya
  7. Perut dan sayatan daging –> perut pecah/robek, sayatan daging warnanya kurang cemerlang, jika ikan dibelah akan tampak daging yang mudah lepas, warna merah sepanjang tulang belakang
  8. Ciri lain –> tidak dihinggapi lalat, kalau pun ada lalat biasanya sedikit sekali, akan terapung jika dimasukkan dalam air

Waktu Berbelanja Ikan Di Pasar

Waktu yang tepat ketika kita ingin membeli ikan dipasar adalah waktu pagi, semakin pagi semakin baik karena ikan yang ada disana baru diturunkan ke lapak. Memilih ikan dipasar diwaktu awal tentunya memberikan pilihan yang beraneka ragam.

Ikan-ikan dari tempat pelelangan ikan/pelabuhan biasanya dibawah oleh pedagang besar yang kemudian mendistribusikan dipasar-pasar tradisional diwaktu dini hari.

Demikianlah pembahasan seputar manfaat ikan dengan kandungan proteinnya yang dibutuhkan oleh balita sampai manula. Semoga tips cara memilih ikan di pasar ini bisa menambah pengetahuan baru sehingga menumbuhkan sikap waspada dan kehati-hatian dalam memilih ikan, terutaman dipasar.

Baca juga :  Mengenal Dan Budidaya Markisa

Semoga bermanfaat 🙂

Berlangganan Email

Spread the love

Tertarik Dengan Blog ini dan Ingin Berlanggan Email?

Terima kasih. Link konfirmasi sudah dikirim ke email anda

Something went wrong.